Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memakai www atau tanpa www ?

Memakai www atau tanpa www
Memakai www atau tanpa www 

Blog - Ketika saya pertama ngeblog pake wordpress (bukan blog ini) sekitar 6 bulan yang lalu saya menggunakan URL canonical untuk homepage layaknya sebagaimana blog wordpress ini terinstall secara defaultnya,yaitu tanpa www.

Dua hingga tiga bulanan saya mengunakan URL ini dan akhirnya kepikiran untuk mengubah jadi www.Akhirnya saya rubah Settingan di wordpress ini melalui dashboard==>Setting==>General.

Walhasil akhirnya sayapun memakai www.Bukan karena alasan apa-apa tapi cuma kepengen aja biar serasi sama prefix domain. Tak disangka akhirnya saya betah bermain di Google webmaster tools

Ternyata dengan merubah settingan di dashboard saja tidak cukup,karena bagi search engine memakai www dan tanpa www adalah dua situs yang berbeda.

Beberapa anchor untuk backlinks yang telah dibangun pun akhirnya kurang maksimal karena canonical URL dirubah.

Untuk melihat perkembangannya akhirnya saya lihat melalui Google webmaster tools dan benar saja www dan non www adalah dua situs yang berbeda karena saya harus memverifikasi kepemilikan situs trsebut dua kali. Satu untuk yang pake www dan satu untuk yang non www.

Setelah mondar-mandir dan membaca artikel tentang preferred domain/homepage canonical URL di webmaster tools saya baru ngeh. Dan mau tidak mau harus merubah settingan untuk canonical URL saya dengan menentukan dan memberitahu search engine kalau saya mengganti preferred domain.

Nah bagi anda yang ingin mengubah preferred domainnya ,saya cuma ingin memberitahu langkah-langkahnya.Namun bila anda terlalu lama telah menggunakan URL bawaa sejak pertama menginstall blognya ,saya sarankan stick with it karena takutnya nanti kehilangan backlinks ataupun statistik lainnya yang telah terindex Google.Tapi terserah juga sih bila ingin mengubahnya .

Sebetulnya ini juga bisa di redirect 301 melalui sisi dari server kita,ya dengan mengubah file .htaccess tentunya.Cuma saya gak tahu caranya dan kalau salah bisa bikin situs berantakan juga bila terlalu ngotak-ngatik htaccess bisa-bisa server hosting yang kerepotan dan mengetuk palu,apalagi bila shared hosting duh tetangga entar pada marah.Jadi saya cari yang gampang dan aman aja deh.

1.Login ke dashboaard admin anda==>Setting==>General  .Dari sini kita ubah settingannya

Setelah ini di setting lalu pergi ke webmaster tools,dan lakukan verifikasi ubtuk kedua situs anda,satu untuk yang non www ddan yang pake www.Ada beberapa metode yang bisa dipilih,pilih saja mana yang terbaik.kalau saya memakai verifikasi dengan mengupload file html yang diberikan ke home direktori hosting kita.

Barulah setelah terverifikasi maka lanjutkan dengan mensetting Canonical URL homepage yang kita inginkanSetelah itu klik Setting dan pilihan akan muncul,seperti gambar berikut ini

Anda harus melakukan ini dua kali,satu untuk yang www dan no www dengan mengklik kedua profil website tersebut.Contoh diatas saya mengarahkan yang memakai www ke URL yang saya inginkan.

Dengan begini Google akan mengsinkronkan statistik untuk kedua versi URL canonical homepage kita.Setelah settingan keduanya di save,tunggu beberapa saat maka anda akan menerima pesan bahwa settingan anda telah sukses.

Konsekuensinya bila Canonical URL ini tidak di setting maka search engine akan menganggap statistik dari si versi www dan non www adalah terpisah,imbasnya lagi ,linkback untuk kedua versi itu juga di hitung berbeda dan ini tentunya kurang bagus untuk kesehatan

OK,semoga bermanfaat