Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hai Spammer! Buanglah Sampah Pada Tempatnya!

Spammer menyerang masuk memenuhi inbox e-mail saya. Orang-orang yang tidak tahu malu, melakukan cara-cara sampah dalam memasarkan produk, e-book, referal dan program penipuan yang berlabel "Cepat Menjadi Kaya" atau cara baru akhir-akhir ini penawaran transfer duit berkedok agama, sosial dan tipu muslihat lainnya yang membuat orang baru mengenal internet tertipu. Meski ga semua spammer menipu tapi cukup meresahkan! [mode geram ^~^ on]

Secara umum menurut Spam.Abuse.Net dan Channel-11.Net Spam adalah pesan yang di kirim Spammer ke banyak tujuan (lihat saja Cc: Bcc: dalam rincian email spam) dengan isi yang sama dan di kirim kepada orang yang tidak ingin menerimanya. Penerima spam tidak tahu siapakah sang spammer tersebut dan tidak merasa menginginkan berita ataupun tidak merasa meminta informasi yang ada dalam email tersebut.

 Hai Spammer! Buanglah Sampah Pada Tempatnya!

Hai Spammer! Buanglah Sampah Pada Tempatnya!
 Buanglah Sampah Pada Tempatnya!

Spamer mendapat target untuk dikirim spam biasanya mengambil daftar email dari sebuah mailing list, atau juga dengan mencari dari sebuah alamat website, friendster, tagme, shoutbox dan sebagainya.

Cara kerja sebuah spam menurut Wisnu, misalnya dengan kata "viagra" Seorang spamer pasti mengakali agar kata tersebut tidak terdeteksi anti spam dengan berbagai cara misalnya menggunakan tag html seperti di bawah ini,



<table border=”1″ width=”9%” height=”63″> <tr>

<td width=”16%” height=”57″>v<br>I</td>

<td width=”16%” height=”57″>i<br>K</td>

<td width=”17%” height=”57″>a<br>L</td>

<td width=”17%” height=”57″>g<br>A</td>

<td width=”17%” height=”57″>r<br>N</td>

<td width=”17%” height=”57″>a<br>.</td>

</tr>

</table>

Berarti huruf yang dibaca anti spam sesuai dengan urutan nya adalah,

v I i K a L g A r N a .

Padahal yang kita baca adalah,

Viagra

IKLAN Dalam dunia internet ada yang disebut dengan DEM. Kerjaannya menembus aral yang melintang dalam memasarkan produk. Tidak jauh beda dengan sales jalanan! Sasarannya siapapun, kapanpun dan dimanapun. 

Respon terhadap email meraka merupakan bahan bakar untuk kelangsungan perjalanan 10 km kedepan dan bahan bakar 100 km ke depan disediakan oleh para pembeli produk mereka. Sehari-harinya mereka menjual, menjual, dan menjual. Tidak punya rasa malu, tidak ada etika. Mungkin dua ciri terakhir terlalu berlebihan. Karena mereka juga manusia. 

Punya kebutuhan dan perasaan. Namun pekerjaan mereka membuat orang tidak senang. Karena bersinggungan dengan yang namanya spam. Demikian keluhan Rini Nurul Badariah di Master.Web.Id

SPAM MENURUT PARA PAKAR MARKNET...

"Spam adalah pengiriman informasi yang tidak pada tempatnya atau melanggar aturan hukum yang berlaku. 

Ironisnya iklan produk alatpromosi.com miliknya melakukan seperti yang didefinisikannya ^_^ aneh...!

"Spam sebagai sesuatu yang jahat dan merugikan. Spam adalah iklan email yang dikirimkan ke 'kelompok orang yang salah' Jadi, selama dikirimkan ke orang yang 'benar' (dengan ataupun tanpa izin) barangkali sah-sah saja dan bukan spam." [Riyeke Ustadiyanto pemilik marketbiz.net]

"Mengirimkan penawaran melalui email ke penerima yang sama berkali-kali tanpa si penerima menginginkannya. Kalau mengirimkan proposal ke penerima sekali saja belum dianggap spam, karena itu sama seperti halnya kita mengirimkan faks penawaran atau menelepon ke orang untuk mencari prospek." [Bob Julius Onggo pemilik bjoconsulting.com]

Yang aneh pernyataan Adhytia di bawah ini pria yang berlatar belakang hukum dan bahkan memiliki kantor pengacara di Surabaya,

"Spam adalah email yang berisi informasi bermanfaat bagi kita." [Adhytia W. S., pemilik judistira.com]

ANDA SERING MENERIMA SPAM? REAKSI ANDA?

Rata-rata semua orang sebal menerima spam (kecuali Adhytia yang memandang spam sebagai informasi yang berguna, mengaku senang dan selalu membaca spam yang masuk emailnya...?!?!)

TINDAKAN DAN TIPS MENGHADAPI SPAMMER

1. Delete saja, jangan ambil pusing ^_^ 2. Laporkan agar account si spammer dibanned (diblokir situsnya) karena kebanyakan spammer mempromosikan sebuah situs. 3. Diignore, diblok (laporkan spam agar masuk keranjang SAMPAH) di gmail spam otomatis dihapus setelah 30 hari. 4. 

Jangan coba membuka apalagi melakukan ajakan-ajakan yang ada didalam email tersebut karena tidak menutup kemungkinan spam merupakan jebakan sehingga komputer Anda terserang virus dan menyebabkan komputer menjadi produksi SPAM selanjutnya dan tanpa Anda sadari semua alamat email yang ada di address book Anda ikut terserang SPAM.

Dari pendapat para marketing internet di atas ternyata belum ada definisi merata tentang spam. Malah ada yang membagi kategori spam "Spam (email) Targeted" dan "Spam Non Targeted". Spam targeted sama dengan solicited artinya jika Anda mengikuti milist tertentu kemudian sang moderator mengirim tawaran e-book maka itu sah saja karena targeted. 

Berbeda dengan non targeted atau email unsolicited yang tidak pandang bulu memborbardir masuk pada inbox email Anda yang entah dia tahu dari mana.

HAM memang sering kita dengar sebagai alasan kebebasan dalam bidang apapun, namun tahukah bahwa orang lainpun mempunyai HAM untuk tidak kita injak! Jika tidak ingin HAM Anda terganggu maka jangan mengganggu HAM orang lain.

DEM bebas saja menjadi Spammer. Dan tentu saja kebebasan mengirim email atau menawarkan sesuatu pada seseorang harus dipertahankan... Namun kebebasan seseorang yang tidak mau dikirimi email dan penawaran pun lebih harus dipertahankan.

Merujuk pada email targeted, so para Spammer! Buanglah Sampah Pada Tempatnya!